5 Prediksi Tren e-Commerce Indonesia di 2017

5 Prediksi Tren e-Commerce Indonesia di 2017

Friday, Jan 20, 2017 Teknologi dan Informasi

Pertumbuhan industri e-Commerce Indonesia diprediksi mencapai sebesar US$ 130 miliar pada tahun 2020.

Dengan pertumbuhan per tahun mencapai 50 persen, belum lagi pengguna smartphone yang terus membesar dan berbagai pemain di dalam ekosistem e-Commerce pada 2017.

Melalui keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com, Kamis (19/1/2017), iPrice memprediksi setidaknya ada 5 poin yang menarik diperhatikan pada ekosistem e-Commerce di Indonesia. Inovasi juga akan terjadi di sejumlah bidang, seperti teknologi, logistik, dan aspek penting lainnya.

Lantas, seperti apa prediksi untuk ekosistem e-Commerce di Indonesia pada tahun ini? Untuk mengetahuinya, simak pembahasannya di bawah ini.

1. Pengiriman Super Cepat

Masalah pengiriman barang yang lama kerap menjadi masalah yang ditemui pelanggan ketika berbelanja online. Namun, sejak tahun lalu, masalah tersebut lambat laun mulai diatasi.

Beberapa pelaku e-Commerce di 2016 telah bekerja sama dengan penyedia layanan pengiriman barang. Salah satunya dilakukan oleh Bukalapak yang menggandeng Go-Jek melalui layanan Go-Send.

Karenanya pada tahun ini, e-Commerce diprediksi akan semakin fokus meningkatkan layanan ini. Terlebih, kini telah banyak pemain logistik yang menawarkan layanan berbasis aplikasi.

2. Memanfaatkan Robot Chat

E-Commerce sampai sekarang masih memiliki divisi Customer Service untuk menangani segala macam kebutuhan pelanggan. Bahkan untuk memperkuat layanannya, tak jarang para pelaku menyiapkan layanan konsumen selama 24 jam.

Namun dengan kehadiran chatbot yang berasal dari sejumlah perusahaan teknologi diperkirakan akan menjadi tren baru di dunia e-Commerce. Terlebih, banyak konsumen memanfaatkan smartphone untuk beragam keperluan, sehingga kehadiran chatbot dapat dipakai untuk meningkatkan interaksi dengan mereka.

sumber : Klik di sini

Leave Your Comment